Undang-Undang no. 43 tahun 2007 pasal 1 menyatakan yang dimaksud dengan Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka, lebih lanjut dinyatakan bahwa sebagai salah satu upaya untuk memajukan kebudayaan nasional, perpustakaan merupakan wahana pelestarian kekayaan budaya bangsa. Pelestarian dalam hal ini meliputi pemeliharaan dan pengawetan koleksi perpustakaan dengan tujuan agar bahan pustaka senantiasa pada kondisi yang baik dan siap dimanfaatkan oleh pemustaka. Oleh karena itulah maka pustakawan harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan melestarikan koleksi perpustakaan.
Read more…
Pada dasarnya pustakawan tidak hanya mengurusi buku atau jenis bahan perpustakaan lain tetapi juga mengelola informasi yang ada di dalam bahan perpustakaan tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan pemustaka. Oleh karena itu memahami dan menguasai literatur sebagai bagaian dari literate knowledge perlu di miliki para pustakawan. Read more…
JADWAL UJIAN MATA KULIAH KLASIFIKASI DASAR
DIII PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI – SASTRA UNDIP
Semester genap – 2011
| NO |
Hari / tanggal |
Waktu |
Kelas 8 |
Kelas 9 |
| 1 |
Selasa/ 14 Juni 2011 |
08.30 – 10.00 |
No. urut 1 – 4 |
No. urut 1 – 6 |
|
Selasa/ 14 Juni 2011 |
14.00 – 15.30 |
No. Urut 5 – 8 |
No. Urut 7 – 12 |
| 2 |
Rabu/ 15 Juni 2011 |
08.30 – 10.00 |
No. Urut 9 – 12 |
No. Urut 13 – 18 |
|
Rabu/ 15 Juni 2011 |
14.00 – 15.30 |
No. Urut 13 – 16 |
No. Urut 19 – 24 |
| 3 |
Selasa/ 21 Juni 2011 |
08.30 – 10.00 |
No. Urut 17 – 20 |
No. Urut 25 - 28 |
|
Selasa/ 21 Juni 2011 |
14.00 – 15.30 |
No. Urut 21 – 24 |
No. Urut 29 – 34 |
| 4 |
Rabu/22 Juni 2011 |
08.30 – 10.00 |
No. Urut 25 – 29 |
No. Urut 35 – 40 |
|
Tempat |
: R. Pengolahan UPT Perpust Undip |
Oleh : Dra. Yuniwati BYPMY, S.Sos.,MSi
- ABSTRAK
Abstrak atau sari karangan secara harfiah berasal dari bahasa latin abstractus” yang berarti “menarik diri” atau”memisahkan”.
- DEFINISI / PENGERTIAN ABSTRAK
Ringkasan yang disajikan secara singkat dan jelas bagian yang memuat tujuan, cakupan/jangkauan dan temuan dari suatu artikel (Maizel, Smith: Singer, 1984)
Suatu penyajian ringkas dalam bahasa si pengarang tentang butir-butir yang pokok/utama dari dokumen asli. (Collison)
Adalah pernyataan secara singkat tetapi akurat dari isi suatu dokumen, tanpa menambahkan tafsiran ataupun kritik dan tanpa membedakan untuk siapa abstrak itu dibuat. (American National Standards Institute’s, 1979)
Ialah uraian singkat tetapi akurat yang mewakili isi dokumen, tanpa tambahan interpretasi atau kritik dan tanpa melihat siapa si pembuat sari karangan tsb. (ISO / international Standard Organisation, 1976)
Penyajian isi dokumen secara ringkas dan akurat dalam gaya yang sama dengan dokumen aslinya (Rowley “Abstracting & Indexing)
Penyajian isi dokumen secara singkat dan tepat, tanpamenambahkan tafsiran atau kritik dan tanpa membedakan siapa penulis abstrak tsb. (Cara Menyusun Sari Karangan ; Buku Panduan. 1993. Jakarta:PdII – LIPI.
Merupakan ringkasan singkat dan jelas dari suatu karya tulis yang sudah diterbitkan disertai data bibliografis, yang dapat mewakili isi karya tulis tersebut sehingga dapat membantu pembaca dalam memahami isi dan maksud penulis serta mengarahkan pembaca untuk membaca artikel secara keseluruhan atau tidak. Read more…
Oleh :
YUNIWATI YUVENTIA
AMIN TAUFIQ K
Materi kuliah Program S1 Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Undip. Download dari link dibawah ini :
Communication FOR LIBRARY
Oleh :
Yuniwati Yuventia
Disampaikan dalam Acara
MUSYAWARAH PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN
KANTOR PERPUSTAKAAN DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG
UNGARAN, 04 MARET 2010
Pengantar
Tahun 2009 yang baru lalu kita dikejutkan dengan adanya beberapa kasus bunuh diri dengan meloncat dari mal/gedung tinggi. Selain itu telah berlangsung cukup lama adanya beberapa kasus pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang terdekat, munculnya video porno dengan berbagai versi. Ironis memang fenomena apa yang sebenarnya terjadi di masyarakat kita ini. Hal itu dilakukan tidak hanya oleh orang tua atau dewasa namun kenakalan remaja juga telah sampai pada tingkat yang memprihatinkan. Geng Nero (Pati/Juana), geng motor (Bandung), vieo porno di Rangkasbitung, Lampung, Bandung yang menghebohkan berbagai kalangan masyarakat, baik kalangan intelektual atau kalangan biasa.
Peristiwa tersebut merupakan gejala yang timbul akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi (internet) telah mempengaruhi pola pikir dan pola perilaku masyarakat. Budaya Indonesia yang sarat dengan etika, baik, sopan, santun, ramah, friendly telah bergeser ke pemikiran dan perilaku bangsa lain (Barat ? atau Timur ?). Faktor lain adalah mutu pendidikan menurun, sistem pendidikan yang belum memadai, proses belajar dan mengajar yang belum tepat; sementara pada sisi sarana dan prasarana umum untuk pengembangan diri masih kurang. Pemahaman terhadap perkembangan iptek pada kenyataannya (terkadang) tidak disesuaikan dengan budaya dasar yang telah berkembang lama, sehingga muncul pengaruh negatif. Oleh karena itu perlu penjelasan dalam memahami setiap informasi yang diperoleh agar terwujud manusia yang unggul dan beradab, bahwa informasi yang diterima harus melalui “filter” budaya lokal (Indonesia). Adapun yang dimaksud dengan manusia beradab adalah memiliki sopan santun, etika, “empan papan”. Salah satu cara untuk meningkatkan etika dan kekuatan menangkal budaya yang tidak sesuai dengan bangsa Indonesia adalah merubah perilaku budaya masyarakat Indonesia melalui bahan bacaan yang mendidik dan membangun.
Read more…
MATA KULIAH : ABSTRAKSI DAN INDEKSI
membuat abstrak informatif dari artikel :
1. Peran Masyarakat dan Dunia Pendidikan……. untuk no urut 1 – 6
2. Perpustakaan Perguruan Tinggi …… untuk nomor urut 7 – 14
3. From Dream to Reality ……….untuk nomor urut 15 – 21
4. Rumah Pintar “Sasana Wiyata” ……….. untuk nomor urut 22 – 28
5. Penyediaan Layanan Informasi ….. untuk nomor urut 29 – 34
6. Strategi Promosi Layanan …… untuk nomor urut 35 – 40
di kirim via email :
paling lambat Selasa, 20 April 2010.
Mata Kuliah : KOMUNIKASI INFORMASI
Kumpulkan paling lambat, hari jumat, 16 Maret 2010 melalui email:
yuniwati@undip.ac.id , Cc : email pak Amin & yuni_yuven@yahoo.co.id
CARI DEFINISI, KARAKTERISKTIK, MODEL, dari teori-teori di bawah ini:
- STIMULUS RESPON (De Fleur) untuk Kelas A No urut absen 1 – 4
- PENGARUH PSIKOLOGIS TELEVISI (Comstock) untuk Kelas A No urut absen 5 – 7
- KOMUNIKASI DUA TAHAP (Katz & Lazarfeld) untuk Kelas A No urut absen 8- 11
- SPIRAL KEHENINGAN ( Noelle-Neuman) untuk Kelas A No urut absen 12 – 15
- TEORI INTERAKSI SIMBOLIK (George Herbert Mead) untuk Kelas A No urut absen 16 – 19
- JARINGAN KOMUNIKASI (Everett M. Rogers) untuk Kelas A No urut absen 20 – 23
- TEORI JARAK PERSONAL/ ZONA PROKSEMIK (Edward Hall) Kelas A No urut absen 24-26
- TEORI JOHARI WINDOW (KONSEP DIRI) untuk Kelas A No urut absen 27-29
- TEORI BUDAYA ORGANISASI (Geertz) untuk Kelas A No urut absen 30 -33
- TEORI INFORMASI ORGANISASI (Weick) untuk Kelas A No urut absen 34 – 37
- USES AND GRATIFICATION MEDIA (Katz and Blummer) Kelas A No urut absen 38 – 40
- TEORI MEDIA AS A MESSAGE (Marshal McLuhan) untuk Kelas A No urut absen 41 – 43
- TEORI KOMUNIKASI INTERPERSONAL (GRIFFIN) untuk Kelas B No. Urut Absen 1 – 3
- TEORI KOMUNIKASI KELOMPOK (GRIFFIN) untuk Kelas B No. Urut Absen 4 – 6
- TEORI KOMUNIKASI PUBLIK (GRIFFIN) untuk Kelas B No. Urut Absen 7 – 10
- TEORI KOMUNIKASI MASSA (GRIFFIN) untuk Kelas B No. Urut Absen 11 -14
- TEORI KOMUNIKASI KULTURAL/ BUDAYA (GRIFFIN) untuk Kelas B No. Urut Absen 15 – 18
- TEORI AGENDA-SETTING (Rogers & Dearing) untuk Kelas B No. Urut Absen 19 – 21
- THEORY LEVEL OF GENERALITY (WEST & TURNER, 2007) Kelas B No. Urut Absen 22-25
- GROUP THINK THEORY (Irving Janis) untuk Kelas B No. Urut Absen 26 -29
- THEORY OF INTERACTION (HOMANS) untuk Kelas B No. Urut Absen 30 – 31
**********selamat mengerjakan**************
Pengantar
Masih segar diingatan kita tentang kelompok siswa di Juwana Pati (geng Nero), geng motor di Bandung yang menghebohkan kalangan pendidik. Sepak terjang dalam bentuk kekerasan dengan latar belakang yang “sepele” ?. Belum lagi surut muncul pemberitaan tentang menurunnya tingkat kelulusan SMA dan SMP yang secara keseluruhan merupakan potret dunia pedidikan kita.
Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab keadaan di atas antara lain : era globalisasi informasi; perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya; mutu pendidikan menurun ?; proses belajar dan mengajar; ketidaksesuaian antara jumlah materi dan kemampuan siswa; sementara pada sisi sarana dan prasarana terbatasnya buku-buku bacaan yang secara keseluruhan merupakan akibat dari sistem pendidikan yang tidak berbasis membaca. Masih tingginya tingkat oral tradition, membuat siswa memiliki kemampuan baca yang rendah. Sementara lingkungan yang ada tidak mendukung ditambah kurang perhatiannya masyarakat terhadap perpustakaan dan biasanya yang menjadi masalah adalah tentang angaran yang minim. Sehingga muncul keprihatinan bagaimana untuk mensikapi dan mengatasinya ?.
Read more…
Komentar